Menjadi Pelaku Pembaharuan

Pelaku pembaharuan. Siapakah mereka itu? Sebagian orang biasa menamakan mereka dengan pahlawan. Pahlawan, tentu kata ini sangat akrab di telinga kita. Mulai dari pahlawan di dunia nyata sampai pahlawan di dunia maya. Namun para pelaku pembaharuan ini pun dapat juga di sebutkan sebagai ‘sang penuntas mimpi’ karena sebenarnya proses perubahan adlh proses penuntasan mimpi.

Sang penuntas mimpi. Seperti namanya, sebenarnya adalah mereka yang bertugas mengeksekusi impian-impian manusia. Mereka yang menggerakkan mimpi-mimpi kehidupan dari dunia impian ke dunia kenyataan. Mereka yang merealisasi keinginan-keinginan umat manusia.

Biasannya, Sang penuntas mimpi ini adalah orang-orang istimewa. Para penuntas mimpi ini sama dengan kebanyakan manusia. Ada yang membuatnya berbeda. Membuatnya lain dari yang lain. Kadang jika kita melihat manusia lain tertidur lelap dalam kegelapan malam, kita temukan mereka terbangun karena pikirannya yang kalut memikirkan nasib ummat, memikirkan nasibnya dan pertanggungjawanannya kelak di hadapan yang Mahakuasa. Kadang kita menemukan mereka dalam keheningan di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang melenakan. Atau sebaliknya menemukan mereka dalam keramaian, mengejarkan kebaikan di tengah keheningan dan kebekuan.

Begitulah, selalu saja sang penuntas mimpi itu hidup dalam optimisme dan keyakinan. Disaat orang lain pesimis dan beranggapan tidak mungkin. Para penuntas mimpi tidak pernah kehilangan keyakinan bahwa akan selalu ada jalan di balik kebuntuan. Mereka selalu mampu menembus dimensi ketidakmungkinan untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan yang banyak. Inilah mungkin yang menyebabkan para penuntas mimpi selalu saja menjadi rujukan menuju keberhasilan, sebab di dalam diri mereka kita akan selalu menemukan potensi-potensi menjanjikan untuk MEMENANGKAN kehidupan. Jika orang lain membutuhkan satu jalan kemenangan, mereka tidak pernah memperhatikan seperti apa jalan kemenangan itu, sebab mereka memiliki ribuan jalan kemenangan.

Melalui Pembaharuan, Dakwah Kampus akan tetap eksis, bertahan hidup, dan bergerak dinamis ketika Dakwah Kampus terus melakukan upaya penyesuaian diri dengan alam sekitar dan realitas kekinian-kedisinian. Seperti alam semesta, disitulah Dakwah Kampus akan menemukan energi kehidupan menuju kemenangan. Kemenangan dakwah kampus.

Pembaharuan sendiri memiliki rukun yang mesti di penuhi sepanjang proyek pembaharuan. Rukun-rukun yang karenanya dan bersamanyalah pembaharuan itu berjalan dan berjalan dengan baik. Maka proyek pembaharuan memrlukan 4 rukun untuk membentuk kekuatan diri. Hal ini sesuai dengan yang dijelaskan Imam Syahid Hasan Al-Banna :

“Sebuah pemikiran dapat diwujudkan jika tersedia keyakinan kuat padanya, keikhlasan dalam berjuang di jalannya, gelora semangat yang terus bertambah, serta kesiapan beramal dan berkorban guna mewujudkannya. Jadi, keempat rukun tersebut adalah : keimanan, keikhlasan, semangat dan amal.”

  1. Iman yang kuat dan mendalamTanpa iman seseorang tidak ada artinya. Dalam iman inilah seseorang menemukan karakter keislamannya. Iman yang kuat berarti iman yang tidak bisa di tumbangkan. Iman yang mendalam merupakan keimanan yang merasuk ke dala relung jiwa, mempengaruhi emosi dan pikiran, menggerakkan setiap langkah, dan membimbing kepada kebenaran. Keimanan yang seperti inilah yang kita perlukan dalam pembaharuan DK.
  2. Keikhlasan dalam perjuanganKaidah Islam mengajarkan bahwa sebuah amal hanya akan diterima melalui keikhlasan niat. Keikhlasan menentukan segalannya, niat yang ikhlas menjadikan setiap amal berarti. Keikhlasan menjadikan sebuah amal itu hidup, sebab keikhlasan mendekatkan pada sumber kehidupan. Keikhlasan menjadikan sebuah amal berjaya, sebab keikhlasan berarti menundukkan diri di hadapan Sumber Kejayaan. Hanya orang-orang yang tunduk dalam keikhlasan niat yang akan menang, sebab niat yang ikhlas mendekatkan kepada Allah swt. Sumber utama kemenangan.
  3. Semangat yang menggeloraSemangat merupakan api yang membakar perlawanan kita. Dia merupakan sumber panas bagi jalannya perjuangan kita. Seperti api dan sumber panas, dialah yang menyuplai energi kehidupan pada jasad pembaharuan. Dari semangat yang menggelora inilah muncul optimisme akan keberhasilan. Pada semangat yang menggelora inilah ada jalan keluar dari setiap kesulitan. Berkat semangat yang menggelora ini, muncul eksistensu perjuangan.
  4. Kesiapan beramal dan berkorbanProyek pembaharuan DK hanya akan terwujud di dunia nyata, melalui amal nyata. Proyek ini selamanya akan sekedar konsep, terformat di alam pikiran kita, dan tertulis di memoar kita, lusuh seiring pertambahan usia, mengikis lalu habis ketika tidak diamalkan. Selain itu proyek ini tidak akan melihat cahaya berkah, manakala tidak di ikuti oleh amal yang berkualitas selain juga berkuantitas. Selain amal, penggorbanan juga merupakan sesuatu yang penting ada. Sebab hanya dengan pengorbananlah pintu kemenangan akan terbuka. Semakin besar penggorbanan, semakin lebar terbukannya pintu kemenangan tersebut. Penggorbanan akan membentuk kesempurnaan amal.

Lebih jauh, Imam Syahid Hasan Al-Banna menyatakan, “Keempat rukun ini harus ada pada pemuda ( termasuk mahasiswa ), harus menjadi karakter perjuangannya. Sebab dasar keimanan adalah hati yang peka, dasar keikhlasan adalah nurani yang jernih, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora dan dasar amal adalah tekad yang membaja. Ini semua tidak akan terdapat kecuali pada diri seorang pemuda”

Selanjutnya, tugas kita adalah mendayagunakan setiap potensi tersebut agar nantinya dapat mewujudkan kemenangan Dakwah Kampus.

 

*resume buku karangan -ahmat atian-

Yang saya persembahkan untuk saudara terbaik saya ( arini, halimah, nurul, siska )

Salam mengabdi, Dian setyawati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s